Sebelum pesan, pahami dulu materialnya. Katalog ini membantu Anda memilih kombinasi yang tepat — sesuai fungsi, estetika, dan anggaran.
Setiap jenis kayu punya karakter berbeda — ketahanan, tampilan serat, dan harga. Pilih sesuai kebutuhan dan fungsi furnitur.
Premium
Raja kayu Indonesia. Serat lurus dan indah, sangat tahan lama, tahan rayap dan cuaca. Pilihan terbaik untuk furnitur yang diwariskan turun-temurun.
Mid-Range
Warna kemerahan khas, serat halus dan lurus. Lebih terjangkau dari jati namun tetap kokoh. Populer untuk lemari, meja makan, dan headboard.
Budget-Friendly
Warna terang kekuningan dengan serat simpel. Cocok untuk gaya skandinavia dan japandi. Harga bersahabat, ideal untuk furnitur ruang tidur anak.
Mid-Range
Papan yang bagian tengahnya terbuat dari susunan kayu solid dan dilapisi veneer di kedua sisi. Material ini kuat, ringan, dan sering digunakan untuk lemari, kitchen set, meja, serta pintu karena memiliki daya tahan yang baik dan harga lebih ekonomis dibanding kayu solid..
Engineered
Kayu lapis yang stabil dan ringan. Ideal untuk panel dinding, partisi, dan furnitur kontemporer. Bisa dilapisi veneer atau HPL.
Engineered
Permukaan halus sempurna untuk finishing duco dan HPL. Sangat stabil, umum untuk pintu lemari dan panel dengan detail profil.
Finishing bukan sekadar warna — ini yang membuat furnitur tampak premium atau biasa. Pilih finishing yang sesuai gaya ruangan Anda.
— Finishing Natural (Transparan)
Menonjolkan serat asli kayu. Kesan hangat dan organik. Paling populer untuk jati dan mindi.
Natural
Coklat tua elegan. Mempertahankan serat, cocok untuk gaya japandi dan klasik modern.
Natural
Hitam pekat dramatis untuk aksen furnitur industrial dan home office.
Natural
Putih transparan menonjolkan serat kayu. Kesan skandinavia, ruangan terasa lebih luas.
Natural— Finishing Duco (Cat Solid / Opak)
Klasik yang tidak pernah salah. Memberi kesan luas dan bersih untuk semua gaya interior.
Duco
Modern dan netral, mudah dipadukan. Populer untuk kitchen set dan lemari walk-in.
Duco
Berani dan berkarakter, untuk aksen island dapur atau furnitur statement ruang tamu.
Duco
Hijau zaitun yang sedang tren. Nuansa alami dan menenangkan untuk kamar tidur dan ruang kerja.
DucoEngsel, rel, kunci, dan handle — pilihan hardware menentukan kualitas fungsi dan kesan estetika furnitur jangka panjang.
Penentu kelancaran buka-tutup jangka panjang
Penentu kenyamanan penggunaan sehari-hari
Aksen estetika yang sering diabaikan
Fungsionalitas yang meningkatkan nilai pakai
Tidak tahu harus mulai dari mana? Kenali empat gaya paling populer di hunian kawasan timur Jakarta — beserta kombinasi material yang direkomendasikan.
Japandi
Japandi merupakan singkatan dari Japan (Jepang) dan Scandi (Scandinavian). Gaya ini adalah peleburan dua konsep desain interior yang sebenarnya dari wilayah berbeda, namun memiliki filosofi yang sama: keindahan dalam kesederhanaan, fungsionalitas, dan kedekatan dengan alam. Secara garis besar, Japandi menggabungkan konsep wabi-sabi asal Jepang (menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan alami dan kesederhanaan) dengan konsep hygge asal Skandinavia (menciptakan suasana hangat, nyaman, dan santai). Saat diterapkan pada furniture dan kitchen set custom, Japandi melahirkan ruang yang terasa bersih dan lega namun tetap hangat serta mengundang.
Skandinavia
Gaya Skandinavia (Scandinavian style) adalah cikal bakal yang memberikan pengaruh besar pada tren interior modern saat ini. Desain ini lahir dari negara-negara Nordik—seperti Denmark, Norwegia, Swedia, dan Finlandia—pada awal abad ke-20. Karena wilayah tersebut memiliki musim dingin yang panjang dan gelap dengan waktu siang yang sangat singkat, gaya Skandinavia dirancang dengan satu tujuan utama: menciptakan rumah yang terasa terang, hangat, lapang, dan senyaman mungkin. Filosofi utama dari gaya ini adalah hygge (konsep kenyamanan dan kehangatan) serta prinsip bahwa barang yang indah dan fungsional harus bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Industrial
Gaya Industrial Modern berada di kutub yang berbeda jika dibandingkan dengan kelembutan Japandi atau Skandinavia. Gaya ini merangkul kesan maskulin, berani, jujur, dan terkesan setengah matang (unfinished), namun tetap dikemas secara rapi dan elegan berkat sentuhan modern. Asal-usul gaya ini bermula dari tren konversi pabrik, gudang tua, atau bangunan komersial yang terbengkalai di Eropa dan Amerika menjadi hunian loft. Alih-alih menyembunyikan elemen struktural bangunan seperti pipa, beton, dan tiang besi, gaya ini justru memamerkannya sebagai nilai estetika utama. Populer untuk home office, man cave, dan ruang makan bergaya urban.
Modern Tropis
Gaya Modern Tropis (Modern Tropical style) adalah konsep arsitektur dan interior yang dirancang khusus untuk merespons iklim tropis yang hangat, lembap, dan kaya akan sinar matahari, namun tetap dikemas dalam estetika modern yang bersih dan mewah. Jika gaya Industrial terasa dingin dan maskulin, gaya Modern Tropis justru menawarkan nuansa yang hangat, menyegarkan, rileks (seperti sedang berlibur di resor), namun tetap terlihat elegan dan berkelas. Filosofi utama dari gaya ini adalah menyatu dengan alam (bringing the outdoors in) dengan memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya alami.
Tidak perlu pusing memilih dari nol. Ini tiga kombinasi yang sudah terbukti — material, finishing, dan hardware yang bekerja sempurna bersama.
Konsultasikan langsung dengan tim Sarwood, atau hitung estimasi biaya project Anda sekarang.